Minggu, 17 Maret 2013

Pergilah

kalau kau yakin dia bisa membahagiakanmu, pergilah kepadanya. aku tidak akan mengutukmu atas apapun yang kau lakukan kepadaku. jangan tanya kenapa aku melakukan semua ini. karena aku percaya jika aku di ciptakan dari tulang rusukmu, suatu saat kita akan menjadi satu. seandainya kekuasaan untuk mencegahmu pergi ada di genggamanku, aku pasti akan menahanmu untuk tetap disisiku. tetapi jika kekuasaan itu ada, dan aku pergunakan. kau pasti akan marah dan membeciku.
padahal aku mencintaimu. ingin melihat kau bahagia. sehingga terpaksa kurelakan kau pergi meraih kebahagiaan, yang kau yakini bisa di berikan dia. bagaimanapun aku menyesal bahwa kau merasa tidak bahagia disisiku.

bebas

kau memiliki cintaku, tapi tidak jiwaku

kau tidak bisa membelengguku dengan aturan yang mengikat dengan dalih cinta 

karena hidupku tidak di seputar kamu melulu

cinta kita mungkin menyatu

tapi tidak semua keinginan kita sama

juga kesukaan

karena sifat dan sikap kita

di pengaruhi oleh lingkungan yang berbeda

Camar

lelaki ibaratkan burung camar

selalu ingin hidup bebas dan terbang kemana sayapnya membawanya pergi

dan cinta itu ibaratkan sarang

jiwa petualangannya hanya takluk oleh sarang yang menjanjikan
tenang, aman dan nyaman

untuk apa seekor camar hinggap bila kau sodorkan sebuah belenggu?